Nov 19, 2014

Profil Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Gubernur DKI ...



JAKARTA,BB - Garis tangan memang tak bisa ditebak. Demikian yang mungkin bisa menggambarkan sosok Ir Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang baru saja dilantik menjadi Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Rabu 18 November 2014. Berikut ulasan profil dan biodata Ahok.


Ahok lahir di Manggar, Belitung Timur, 29 Juni 1966. Sebelum menjadi Gubernur ia sempat mencicipi jabatan wakil gubernur mendampingi Joko Widodo (Jokowi). Setelah Jokowi terpilih dan dilantik menjadi Presiden RI, maka Ahok otomatis menggantikan posisi Jokowi.


DI Jakarta, Ahok juga pernah menduduki Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat periode 2009-2014 dari Partai Golkar. Namun mundur tahun 2012 demi menjadi orang nomor dua di daerah ibukota negara Indonesia tersebut. Dalam karir pemerintahan, Ahok tak asing lagi karena sukses membawa perkembangan di kabupaten Belitung Timur saat menjabat bupati periode 2005-2006.


Ahok adalah keturunan Tionghoa-Indonesia dari suku Hakka (Kejia). Masa kecil Basuki lebih banyak dihabiskan di Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, hingga selesai menamatkan pendidikan sekolah menengah tingkat pertama. Masa SMA dan Kuliah dilanjutkan di Di Jakarta. Ia adalah alumni Universitas Trisakti dengan jurusan Teknik Geologi di Fakultas Teknik Mineral. Lalu melanjutkan pendidikan magister pada Tahun 1994 dengan gelar Master Manajemen di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya.


Sebelum terjun di pemerintahan ia juga menekuni bisnis kontraktor pertambangan PT Timah pada tahun 1989 di Belitung Timur. Basuki menikah dengan Veronica, kelahiran Medan, Sumatera Utara, dan dikaruniai 3 orang putra-putri bernama Nicholas Sean Purnama, Nathania, dan Daud Albeenner.


Nama panggilan "Ahok" berasal dari ayahnya. Mendiang Indra Tjahja Purnama ingin Basuki menjadi seseorang yang sukses dan memberikan panggilan khusus baginya, yakni "Banhok". Kata "Ban" sendiri berarti puluhan ribu, sementara "Hok" memiliki arti belajar. Bila digabungkan, keduanya bermakna "tidak pernah berhenti belajar." Lama kelamaan, panggilan Banhok berubah menjadi Ahok.


Dalam dunia politik, Ahok menjadi ketua DPC Partai Perhimpunan Indonesia Baru (PIB) Belitung Timur 2014. Pada pemilu 2004 ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dan terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur periode 2004-2009. Ahok adalah sosok pemimpin yang tegas dan jujur sehingga mendapat dukungan memimpin DKI. Halaman resmi: Twitter dan Website















from profil - Penelusuran Blog Google http://ift.tt/1uuPAaB

via IFTTT

No comments:

Post a Comment

SLAWI.net | Powered by Blogger