Jan 15, 2014

Nuansa Pena: Profil Nikita Willy, Pesinetron Muda yang Mulai ...

http://1.bp.blogspot.com/-ue_Z6YlI6z8/UtVF9og5-QI/AAAAAAAABRw/HiglmGZkqPk/s1600/nikitawilly.jpg


Profil Nikita Willy, Pesinetron Muda yang Mulai Menanjak













Profil Nikita Willy, Pesinetron Muda yang Mulai Menanjak by nuansa pena
Nikita Willy

Siapa nama aktris televisi yang wajahnya paling mudah dikenali saat ini? Jika Anda menjawab Nikita Willy , tebakan Anda benar. Walaupun baru berusia 19 tahun, nama Nikita Willy sudah sangat terkenal di Indonesia sebagai aktris sinetron, aktris FTV dan bintang iklan. Dari sekian banyak aktris TV yang tampil di layar kaca kita, wajah Nikita Willy memang termasuk yang paling dikenal, dan tentu itu bukan hanya karena kecantikannya.


Nikita Willy sangat terkenal dalam perannya di sinetron ‘Putri yang Ditukar,’ Roman Picisan,’ ‘Cookies’ dan masih banyak lagi. Walau sering dicibir banyak orang yang menganggapnya sebagai ‘ratu striping’ alias mau saja membintangi sinetron kejar tayang, Nikita tetap konsisten di jalan yang dipilihnya sebagai bintang televisi. Malah, bintang sinetron berusia muda ini tak ragu mengambil keputusan drastis untuk drop out demi bisa berkonsentrasi pada karirnya di dunia hiburan.




Berkarir sejak Kecil

Sebagai aktris yang sering bermain dalam sinetron kejar tayang, Nikita Willy ternyata bukan sekedar aktris yang memanfaatkan aji mumpung dalam karirnya. Buktinya, berdasarkan profil alias catatan karirnya, ia sendiri sebenarnya sudah pernah bermain dalam sinetron sejak umur 6 tahun. Gadis kelahiran 29 Juni 1994 dari pasangan Henry Willy dan Yora Febrine ini membintangi sinetron berjudul Bulan Bintang pada tahun 2000, saat usianya masih 6 tahun. Sejak saat itu, Nikita pun mulai mantap untuk berkarir di industri pertelevisian.




Ratu Sinetron yang Berjaya

Nikita Willy memang pantas menyandang sebutan Ratu Sinetron. Bayangkan, di usianya yang baru menginjak 19 tahun, aura kesuksesannya sebagai bintang terpancar begitu jelas; Nikita sudah berperan dalam lebih dari 20 sinetron. Selain sinetron pertamanya ‘Bulan dan Bintang,’ Nikita sudah berperan dalam sinetron seperti ‘Cookies,’ ‘Roman Picisan,’ ‘Putri yang Ditukar,’ ‘Yusran dan Yumma,’ ‘Kutunggu Kau di Pasar Minggu,’ ‘Surat Kecil untuk Tuhan,’ ‘Safa dan Marwah’ dan sebagainya. Jumlah sinetron yang sudah dibintanginya memang mencengangkan, mengingat usianya yang masih muda.


Banyak orang yang tak menyukai sinetron menyindir Nikita sebagai aktris yang hanya jago berakting berlebihan. Namun, Nikita tetap teguh meneruskan kegiatan yang disukainya yaitu bermain sinetron. Malah, karena sangat mencintai dunia televisi dan sinetron, Nikita telah mengambil keputusan nekat untuk drop out dari sekolahnya pada tahun 2011, dengan alasan ingin bisa lebih berkonsentrasi dalam hal bermain sinetron.




Merambah FTV dan Musik

Seolah tak pernah kehabisan energi, Nikita Willy kemudian merambah dunia FTV dan bahkan musik. Nikita Willy telah berperan dalam banyak FTV bersama bintang-bintang lain seperti Dimas Beck, Ricky Harun dan Ivan Permana. Bahkan, Nikita kini telah merambah ke dunia musik. Dua buah albumnya laris di pasaran dan mendapat penghargaan sebagai Penyanyi Solo Wanita Terdahsyat di Dahsyatnya Award tahun 2012 dan 2013. Ia juga menyanyikan sendiri lagu tema untuk sinetron terbarunya, ‘Surat Kecil untuk Tuhan,’ dengan judul sama.


Di luar semua prestasi tersebut, Nikita juga kerap tampil dalam berbagai iklan seperti Garnier, Citra, Mie Sedap, Kia Picanto dan tentu saja Top Coffee bersama Iwan Fals. Tidak ada hal yang tidak akan dicoba Nikita jika hal tersebut menantang nalurinya sebagai bintang televisi, dan di luar banyak cemooh serta kritik, Nikita terus konsisten di jalur dunia hiburan televisi. Digabungkan dengan citranya sebagai ‘anak baik’ baik di sinetron maupun dunia nyata, serta jalan panjang di hadapannya, masyarakat tinggal menunggu waktu sampai Nikita Willy menjadi salah satu bintang besar TV Indonesia.


ViralGen Referral Shopping





Source http://nuansapena.blogspot.com/2014/01/profil-nikita-willy-pesinetron-muda-yang-mulai-menanjak.html

No comments:

Post a Comment

SLAWI.net | Powered by Blogger