Tuesday, July 16, 2013

Biografi Aa Gym - Ustad Berpenampilan Sederhana

Biografi Aa Gym - Ustad kondang Aa Gym memiliki nama kecil Yan Gymnastiar, atau lebih sering disebut Yan Gymnastiar telah melakoni banyak hal hingga sampai pada tingkatnya saat ini. Penceramah yang mempunyai tutur lembut saat menyampaikan dakwah ini lahir di Bandung, Jawa Barat, 30 Februari 51 tahun silam. Ia merintis karirnya sejak kecil, dari mulai menjual koran, jadi supir angkot demi membiayai kebutuhan hidupnya.

Hingga akhirnya Ia bisa mengenyam pendidikan dengan bersekolah di teknik elektro. Di bangku kuliah Ia mengasah kemampuan berwirausahanya. Ia memulai dari menjual benda-benda kecil seperti menjual stiker, kaos, gantungan kunci, dan peralatan tulis kantor dengan slogan-slogan religius.

Ia kemudian berguru dengan ajengan Junaedi di Garut, Jawa Barat dengan mendalami pemahamannya tentang dunia spiritual. Tepatnya pada tahun 1980’an, Ia mempelajari pemahaman spiritual ilmu laduni (ilmu tanpa melalui proses belajar). Pada 1982, ia menjadi Komandan Resimen Mahasiswa di Akademi Teknik Jenderal Achmad Yani.

Pada masa populernya Aa Gym merupakan penceramah yang di tunggu – tunggu kehadirannya di televisi. Metode dakwahnya yang berbeda dari penceramah lainnya membuat ia di kenal banyak kalangan terutama ibu – ibu. Dakwahnya yang sederhana dan memuat materi aplikatif yang dapat di terapkan dalam kehidupan sehari – hari menjadi pendorong kepopulerannya.

Aa Gym mengenalkan metode Manajemen Qolbu sebagai landasan kita hidup di dunia. Materi yang rutin ia sampaikan dalam tiap kesempatan biasanya memiliki alur seputar tauhid, motivasi, dan hati yang bersih. Di tengah masyarakat kita yang sampai hari ini dengan islam yang benar. Aa Gym menghadirkan bahwa islam agama yang indah dan damai, sehingga masjid Aa Gym di Bandung hampir tidak kuat menampung jamaah yang sering membludak.

Bila ulama yang lainnya biasa membahas materi islam dari yang harus di terapkan seperti kewajiban shalat, kewajiban puasa dan lainnya. Aa Gym membahas hal sederhana dan mengena dalam kahidupan sehari – hari. Terutama kenapa ceramahnya lebih mengena, Aa Gym menceritakan ilmu yang memang sudah ia aplikasikan dalam pribadi dan keluarganya.

Pada tahun 1988 AA Gym menikah dengan istri pertamanya adalah Hj Ninih Muthmainnah atau dikenal juga dengan sebutan "Teh Ninih", dan telah dikaruniai tujuh anak. Pada tahun 1990, KMIW mendirikan Pondok Pesantren Darut Tauhid (DT) di rumah orang tua Aa Gym yang kemudian pindah lokasi ke Jalan Gegerkalong Girang 38 yang awalnya berupa rumah pondokan dengan 20 kamar yang akhirnya dibeli angsung dari pemiliknya dengan harga Rp 100 juta. Ide pembentukan DT terilhami oleh keberhasilan gerakan Al-Arqom dari Malaysia yang sukses mengembangkan kemandirian dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari secara Islami. Dengan perbedaannya DT tidak bersifat eksklusif seperti Al-Arqom tetapi terbuka untuk semua orang.

Pada tahun 1993, Yayasan Pondok Pesantren Daarut Tauhid dibangun menjadi gedung permanen berlantai tiga. Lantai satu digunakan untuk kegiatan perekonomian, lantai dua dan tiga dijadikan masjid. Pada 1994, didirikan Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) DT untuk menopang dakwahnya. Pada 1995 sekitar 50 meter dari masjid, seorang jemaah membelikan sebidang tanah berikut bangunannya di Jalan Gegerkalong Girang 30 D yang kemudian digunakan sebagai kantor yayasan, kediaman pemimpin pondok, Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (TKA) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), ruang pertemuan, ruang produksi konveksi, gudang, dan kamar para santri. Pada akhir tahun 1997 Gedung Kopontren empat lantai di seberang masjid ini digunakan untuk kantor Baitul Mal wat-Tamwil (BMT), penerbitan dan percetakan, swalayan dan mini market, warung telekomunikasi, dan lainnya.

Pada tahun 1999, DT berhasil memiliki Radio Ummat yang mengudara sejak 9 Desember 1999, mendirikan CV House and Building (HNB), PT MQs (Mutiata Qolbun Salim), PT Tabloid MQ, Asrama Daarul Muthmainnah 2000, Radio Bening Hati, dan membangun Gedung Serba Guna, seluruh aset ini diperkirakan bernilai 6 miliar rupiah. Pada tahun 2000, Aa Gym mulai tampil berdakwah di TV Nasional. Ia menjadi salah satu pengisi acara tetap dalam program Hikmah Fajar di RCTI. Pada tahun 2001, Aa Gym memiliki program mandiri di bawah rangkaian program Hikmah Fajar berjudul "Manajemen Qolbu". Pada tahun 2002, Aa Gym telah memiliki 15 usaha penerbitan yang telah menerbitkan 32 judul buku dan lusinan kaset serta VCDnya sebagai media menyebarkan dakwahnya.

Aa Gym tercatat menerima 1.200 undangan untuk menjadi pembicara setiap bulannya. Tarif siarnya untuk berdakwah bisa mencapai USD 100.000 per jam pada bulan Ramadhan, dan penampilannya menjadi rebutan stasiun-stasiun TV. Usaha lainnya yang ia miliki adalah penyiaran radio, studio mini televisi, dan usaha media lainnya termasuk kantor situs-situs web, koperasi supermarket, mesjid dan pesantren berkapasitas 500 santri, dua panti asuhan, rumah persinggahan untuk menampung pengunjung yang datang, serta penyelenggaraan seminar-seminar pelatihan manajemen yang tarifnya mencapai USD 200 per kepala. Ulil Abshar-Abdalla dari Jaringan Islam Liberal menjulukinya "Layaknya Britney Spears dalam Islam," , Majalah Time mempertanyakan apakah ia hanya pedagang yang menggunakan agama sebagai alat untuk menarik keuntungan, dan Solahuddin Wahid dari NU berpendapat bahwa kekuatan Aa Gym terletak pada ketulusannya.

Pada tahun 2004, Aa Gym membawakan program bertemakan politik berjudul Ada Aa Gym di RCTI berkaitan dengan pelaksanaan Pemilu 2004. Aa Gym menjadi populer karena mengenalkan cara berdakwah yang unik dengan gaya teatrikal dengan pesan-pesan dakwah Islami yang praktis dan umum diterapkan pada kehidupan sehari-hari. Pesan-pesan dakwahnya berkisar pada pengendalian diri, hati nurani, toleransi dan keteguhan iman. Aa Gym digemari oleh ibu-ibu rumah tangga karena ia membangun citra sebagai sosok pemuka agama yang berbeda dengan ulama lainnya.

Ketika para ulama “konvensional” berdakwah tentang keutamaan salat, puasa, dan kemegahan surga, Aa Gym memilih untuk bercerita tentang pentingnya hati yang tulus, keluarga yang sakinah dengan menggunakan bahasa sehari-hari yang ringan dan menyenangkan. Topik pembahasannya seputar keluarga dan pemirsanya terkonsentrasi pada ibu-ibu rumah tangga, citranya pun didaulat menjadi “ustad keluarga bahagia.” Hal ini menjadi kontroversial ketika media mengumumkan Aa Gym berpoligami dan menikah lagi dengan Alfarini Eridani atau dikenal juga dengan sebutan "Teh Rini" pada bulan Desember 2006 seorang mantan Model.

Pada Desember 2007, Aa Gym muncul untuk pertama kalinya pada acara wawancara Kick Andy di Metro TV setelah absen akibat kontroversi poligami. Ia merasa berat tampil di media massa karena berpendapat bahwa ia telah didzolimi oleh pers setelah berpoligami, walaupun akhirnya menyanggupi hadir pada wawancara ini dan dipertemukan dengan "Aa Jimmy" versi komedi dari Aa Gym yang mengisi kekosongan Aa Gym di media saat ia absen. Ia menjawab pertanyaan-pertanyaan mengapa ia tega menyakiti hati istri dan keluarga dengan kawin lagi, perasaannya 'ditinggal' oleh para pengagumnya, hingga isu bisnisnya hancur setelah berpoligami.

Urusan rumah tangganya ternyata menjadi pemicu akan penurunan kredibilitasnya dimata publik. Rumah tangganya diberitakan retak sekitar Maret 2008. Ia dikabarkan pisah rumah dengan istri pertamanya karena dikabarkan kedua istrinya tidak saling akur. Namun Aa Gym membantah hal itu dan menuding bahwa pers telah banyak berbohong akan isu yang diberitakan selama ini. Aa Gym pun emosi dan berkata bahwa wartawan memakan gaji haram dan memperingatkan agar mereka menghormati hak-hak pribadi orang saat bertugas. Akan tetapi berita tersebut bukan isapan jempol belaka, pada tahun 2010 istri pertama Aa Gym telah menggugat cerai di pengadilan agama.

Biografi Lengkap Aa Gym
Nama asli : Abdullah Gymnastiar
Tanggal lahir : 30 Februari 1962
Lahir di : Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Zodiac : Pisces
Terkenal sejak mengisi acara dakwah TV "Hikmah Fajar" (2000)
Kewarganegaraan: Indonesia
Nam Ayah: H. Engkus Kuswara (meninggal 23-Jul-12)
Pekerjaan Ayah: Purn. TNI AD
Nama Ibu: Hj. Yeti Rohayati
Nama Istri: Hj. Ninih Muthma'innah (1988 - Juni 2011, menikah siri 13-Mar-2012), Elfarini Eridani (Desember 2006)

Referensi:
http://tanya-biografi.blogspot.com/2013/01/biografi-aa-gym.html
http://www.wowkeren.com/seleb/aa_gym/profil.html

No comments:

Post a Comment