Oct 3, 2014

SMS dan Foto Profil BBM Ucapan Selamat Idul Adha 2014 | Berita ...

http://ift.tt/eA8V8J


BULUKUMBA,BB - SMS dan foto profil BBM dengan kata-kata berisi Ucapan selamat lebaran hari raya Idul Adha 1435 Hijriyah atau 2014 Masehi mungkin sudah siap di benak anda. Tak ada salahnya kami berbagi info tentang SMS dan BBM ucapan Selamat Idul Adha 2014. Ada yang lucu ada pula yang serius.


Tak berbeda dengan perayaan hari besar keagamaan lainnya khususnya ummat muslim, ucapan selamat hari raya kurban sudah datang dari sanak keluarga maupun kerabat. Tentunya kebanyakan melalui pesan singkat (SMS) atau media lain baik sosial media maupun aplikasi chatting.


Perkembangan teknologi informasi ini bahkan membuat komunikasi makin lancar meski berbeda lokasi. Terutama bagi para calon jamaah haji di tanah suci Mekkah dan sanak keluarga di Indonesia.


"Kita ambil positifnya saja. Teknologi membuat hari raya ini tentu berbeda semasa tak ada sosial media dan aplikasi chatting yang murah,"ungkap Rina, seorang ibu rumah tangga di Jalan Bakti Adiguna.


Menurut Kementerian Agama RI, hari raya Idul Adha jatuh pada Ahad 5 Oktober 2014. Lalu bagaimana dengan anda? Apakah sudah siap mengirim ucapan selamat kepada keluarga atau kerabat anda, berikut sejumlah ucapan hari raya kurban yang bisa anda edit dan kirim.


Kala takbir berkumandang.

Ayam & bebek lari ke kandang.

Sapi & kambing menjadi kurban.

Babi hanya tersenyum malu karena belum masuk Islam..

Selamat Hari Raya Idul Adha ..


Ya Allah……

Jadikanlah setiap helaan nafas kami sbg bukti cinta kepada’Mu….

dan pengorbanan kami sebagai bukti kami mendekati’Mu……

Selamat Hari Raya Idul Adha..


Jantung berdetak sangat kencang

Lantunkan takbir di seluruh alam

Idul adha kini telah datang

Domba dan sapi akan di korbankan

Selamat menjelang hari raya idul adha kawan


Naik unta pergi berhaji……

berbekal iman dan ketaqwaan….

Idul Adhha saat berbagai…….

lambang ukhuwan dan persaudaraan……

Selamat Hari Raya Idul Adhha.


Selamat hari Raya Idul Adha.

Semoga kita_dapat meneladani kualitas pengorbanan Nabi Muhammad SAW dan Nabi Ibrahim AS dan semoga ALLAH memberi kita kekuatan dalam meneladani dua teladan_agung ini. Amin."


Daging (qurban) dan darahnya itu_sekali – kali tidak akan sampai kepada ALLAH, tetapi yang_sampai kepada-NYA adalah ketakwaan kamu. (QS. Al-Hajj ayat 37). Selamat_hari Idul Adha.


Ketika takbir yang dikumandangkan, tak lagi menggetarkan hati.

Ketika suasana keagungan Illahi, tak lagi menyelimuti bathin.

Ketika sang Ingsun, menjadi tuli terhadap pesan Sang Rahmaan.

Ketika Idul Adha, .. hanya menjadi sebuah ritual ‘Pesta Makan’ belaka!


Mungkin saatnya kita harus mempertanyakan pada diri kita, Apa makna Qurban sejatinya?

Apakah kita melaksanakan semua ini benar-benar untuk Ibadah?

Apakah hati kita telah bersih dari semua penyakit Riya’, Takabbur serta Rakus?

Apakah tingkah laku serta ucap kata kita benar-benar muncul dari ketakwaan kita terhadap Allah swt?

Apakah kita bersungguh-sungguh ikhlas Ridho melaksanakan Qurban ini demi Allah swt?


Lantas mengapa, harus berebut saat menerima pembagian daging qurban?

Mengapa harus rakus mencari daging qurban disana-sini? Hingga mengerahkan semua ‘personil’ untuk berlomba-lomba mencari daging sebanyak-banyaknya. Yang pada saat bersamaan pula melupakan kewajiban kita menyembah Allah SWT (shalat)?

Mengapa harus merasa diri hanya mampu menerima, tanpa bisa memberi?


Ingat, kita mampu berqurban karena ijin Allah SWT.

Ingat, masih banyak daerah-daerah lain yang masyarakatnya memang sangat membutuhkan Qurban.

Ingat, Allah SWT tahu sedalam-dalamnya hati kita. Janganlah Riya’, Takabbur, serta Rakus.


Buat yang mampu berqurban, montong pupujieun lah (jangan ingin dipuji). Segala Puja dan Puji hanya milik Allah SWT. Bersyukurlah, Allah SWT memudahkan rizkimu dan kamu bisa mendapat pahala dengan jalan berqurban.


Buat yang menerima Qurban, jangan rakus lah. Semua rizki sudah diatur oleh Allah SWT. Bersyukurlah dengan apa yang sudah diterima dan yang belum kamu terima. Apa-apa yang belum kamu terima adalah belum tentu yang terbaik untukmu. Yang terpenting adalah “Lebih baik sedikit, tapi barokah. Daripada banyak, .. tapi ternoda dosa”.


Buat apa dalam setiap shalat kita selalu baca, “Ihdinashsh shirootol mustaqiim. Shirootol ladziina an’amta ‘alaihim.”. (Tunjukilah hamba kepada jalan yang lurus. Seperti jalannya orang-orang sebelumku.). Tetapi keseharian kita, bersikap seperti yang TIDAK MAU ditunjuki jalan yang lurus?


Buat apa dalam setiap shalat kita selalu bersujud dan meyakini Allah SWT Sang Maha Agung melihat kita. Tetapi dalam keseharian kita selalu angkuh dan sombong, melupakan bahwa Allah SWT BENAR-BENAR melihat kita?


Selamat Hari Raya Kurban.







Source http://ift.tt/1vkXfqM

No comments:

Post a Comment

SLAWI.net | Powered by Blogger