Jun 23, 2014

Biografi dan Profil lengkap Prof. Hikmahanto Juwana | Aneka Info Unik

http://ift.tt/UzwlPG


Foto Hikmahanto Juwana, Guru Besar Fakultas Hukum UI


Inilah biografi dan profil lengkap Prof. Hikmahanto Juwana yang ditunjuk sebagai sebagai moderator dalam debat capres tahap ketiga yang digelar di Hotel Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta Pusat pada hari Minggu, 22 Juni 2014 malam dengan tema Politik Internasional dan Ketahanan Nasional. Mungkin banyak yang mencari informasi mengenai sosok Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) berusia 49 tahun ini termasuk netralitas dan persiapanya menjelang debat. Mari kita bahas mengenai pria berkacamata yang sering tampil di televisi sebagai pengamat hukum.


DAFTAR ISI

1. Kehidupan Awal

2. Karir

3. Sebagai Moderator Debat Capres 3

4. Biodata Lengkap


.


Kehidupan awal




Lahir di Jakarta pada 23 November 1965 sebagai anak kedua dari enam bersaudara dari pasangan Juwana dan Siti Aisjah, Hikmahanto yang mempunyai nama kecil Gihik dan banyak menghabiskan masa kecilnya di luar negeri mengikuti ayahnya yang memang seorang diplomat yang pernah menjabat Duta Besar (dubes) di Cina pada tahun 1990-an. Juwana memang pernah diperiksa sebagai saksi dugaan korupsi pungutan biaya kawat di Kedutaan Besar Republik Indonesia atau KBRI untuk Republik Rakyat China pada tahun 1995. (Sumber antikorupsi.org)


Karena ayahnya seorang diplomat, Hikmawanto ikut melanglangbuana serta tinggal di beberapa kota di Asia seperti Kamboja, Singapura dan lainnya sehingga dia menjadi fasih dalam berbahasa Inggris. Pendidikan sekolah dasarnya ditempuh di Kamboja pada tahun 1973 dan dilanjutkan di Singapura. Masa SMA nya dihabiskan di Jakarta dengan bersekolah di SMA Negeri 6 Jakarta tahun 1983. Minat terhadap bidang hukum dan menjadi dosen memang sudah ada di dalam benak pria yang menjadi professor termuda ahli hukum internasional ini sejak SMP walaupun dia juga berharap menjadi diplomat mengikuti jejak ayahnya.


Kembali ke halaman atas


.


Karir




Selepas SMA, Hikmahanto melanjutkan studinya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) pada 1983. Keinginannya menjadi dosen semakin menguat dimana bapak tiga anak ini sering menjadi asisten dosen dan tentor beberapa mata kuliah di kampusnya sehingga dia sudah terbiasa mensistematisir perkuliahan dan menyusun diktat. Terpilih sebagai mahasiswa teladan FHUI di tahun ketiga kuliahnya, beliau memantapkan diri menjadi dosen, di tahun terakhir kuliahnya.


Walaupun demikian, Hikmahanto Juwana pernah menekuni bidang litigator untuk mencicipi praktek hukum walaupun hanya sebentar dengan melakukan magang di kantor pengacara OC Kaligis. Karena merasa menjadi pengacara bukanlah jalan hidupnya, Ia pun memutuskan kembali ke kampus dan menjadi asisten dosen dari Dekan FHUI Prof. Mardjono Reksodiputro dimana selain memberikan tambahan kuliah dia juga mengurusi administrasi kampus. Pada tahun 1989, melanjutkan studinya ke jenjang lebih tinggi, pasca sarjana dengan menempuh pendidikan di Keio University, Jepang selama 3 tahun dan pada tahun 1992 beliau memperoleh gelar master di bidang hukum dimana ia harus menyisihkan satu tahun untuk belajar bahasa Jepang terlebih dahulu dengan dengan judul tesis An International Law Perspective of SpaceCommercialization: Conflict of Interest Between the Developed and Developing States.


Pada tahun 1992, Hikmahanto sempat mengikuti Program Doktor di Universitas Indonesia namun tidak selesai dengan alasan yang tidak diketahui. Namun dari berbagai sumber yang diperoleh, pada masa itu beliau mengumpulkan uang kuliah untuk menempuh studi doktornya di di University of Nottingham, Inggris yang diselesaikan pada Desember 1997. Pada periode tahun 1994-1997, beliau memang magang di kantor pengacara Lubis Ganie Surowidjojo (LGS) sambil mempelajari bidang hukum korporasi.


Selepas meraih gelar doktor, Hikmahanto kembali ke almamaternya dengan menjadi dosen di Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan meraih puncak karir akademisinya dengan jabatan Guru Besar di UI pada 2001 dalam usia 36 tahun dan dikukuhkan sebagai profesor setahin kemudian yang menjadikannya profesor termuda di FHUI dan mempunyai wawasan yang luas. Sebagai Guru Besar Hukum Internasional, Hikmahanto sering diundang dalam berbagai seminar termasuk sebagai pengamat dalam berbagai kasus dan peristiwa hukum di tanah air yang membuatnya sering tampil di televisi sehingga membuat wajahnya familiar di Indonesia. Pria yang mempunyai hobi membaca, tidur dan berenang ini memang dikenal mempunyai kelebihan dalam pandangannya yang kritis namun diuraikan dengan sistematis dan jelas serta independen.


Pada tahun 2002, beliau mendirikan Indonesian Society of International Law (ISIL) sebuah oganisasi yang fokus dalam mengembangkan studi hukum Internasional di Indonesia sehingga menghasilkan praktisi hukum internasional Indonesia yang mampu berkiprah dan diakui oleh dunia. Pada tahun 2004 pria yang gemar memakai batik ini menjabat sebagai Dekan FH UI dan sejak 27 Mei 2009, menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris dan Ketua Komite Audit PT Aneka Tambang Tbk. Nama Hikmahanto semakin dikenal publik karena beliau menjadi salah satu anggota Tim 8 dalam penyelidikan kasus makelar kasus (markus) pada tahun 2009.


Kembali ke halaman atas


.


Sebagai Moderator Debat Capres 2014




Pada tanggal 18 Juni 2014, Hikmahanto Juwana ditetapkan sebagai moderator debat capres ketiga yang berlangsung pada hari Minggu 22 Juni 2014 mendatang. Beliau dipilih dari 8 nominasi yang semuanya merupakan akademisi atau peneliti bidang hukum atau politik internasional dimana 7 nominasi lainnya adalah:

  • Evi Fitriani (pakar politik internasional UI)

  • Yanyan M. Yani, Guru Besar Ilmu Politik Internasional Universitas Padjadjaran (Unpad)

  • Poppy S. Winarty, pengajar Ilmu Hukum Internasional Universitas Gadjah Mada (UGM)

  • Adriana Elisabeth (Peneliti LIPI)

  • Dewi Fortuna Anwar (Peneliti LIPI)

  • Teuku Fahrizalsyah (pengajar President University)

  • Sartika Soesilowati (pakar politik internasional Universitas Airlangga)


Ketujuh orang diatas juga berperan dalam menyusun pertanyaan yang akan diajukan pada saat debat.


Bagaimana persiapan Hikmahanto Juwana? Beliau mengatakan harus banyak belajar dari apa yang dilakukan oleh moderator pada acara debat pertama dan kedua serta melakukan persiapan khusus sehingga ia tampil lebih baik termasuk menguasai materi-materi terkait sesuai tema selama jadi moderator. Menurutnya, keputusan KPU yang menunjuknya sebagai moderator debat capres merupakan sebuah kehormatan tersendiri sekaligus tantangan. Banyak masyarakat mengharapkan Hikmahanto tampil lebih baik dari penampilan dua moderator sebelumnya Ahmad Erani dan Zainal Arifin Mochtar sehingga penampilan beliau tidak kaku dan dapat mencairkan suasana debat sehingga menjadi ajang yang menghibur dan lebih hidup.


Kembali ke halaman atas


.


Biodata Lengkap




Nama Lengkap : Prof. Hikmahanto Juwana, SH., LL.M., Ph.D.

Nama Pangilan: Gihik, Hikmahanto atau Hikmawanto

Profesi : Akademisi, Peneliti dan Pengamat Huku

Agama : Islam

Tempat dan Tanggal Lahir : Jakarta, Selasa, 23 November 1965

Zodiak : Sagittarius

Ayah : Juwana

Ibu : Siti Aisjah

Istri : Nenden Esty Nurhayati

Anak : Ogi Pratama Juwana, Tannia Meisa Juwana, dan Afira Diara Juwana

Alamat : Perumahan Graha Mutiara, Blok I No. 7 Pengasinan, Bekasi Timur (17115)

Akun Twitter: -

PENDIDIKAN

  • Sekolah Indonesia-Phnom Penh, Kamboja (1973)

  • Sekolah Indonesia-Singapura, Singapura (1978)

  • SMA Negeri 6, Jakarta (1983)

  • Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Jakarta (1987)

  • Master of Law (LL.M) Keio University, Jepang (1992)

  • Program Doktor Universitas Indonesia, Jakarta (1992 – hanya 1 semester)

  • Doctor of Philosophy (PhD) University of Nottingham, Inggris (1997)


KARIR



  • Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia

  • Peneliti Independen

  • Anggota Dewan Ahli di Departemen Kehakiman dan HAM RI

  • Tim Evaluasi Independen Pelaksanaan Privatisasi PT Krakatau Steel

  • Anggota tim 8 dalam penyelidikan kasus makelar kasus makelar kasus (markus)

  • Komisaris Independen Unilever

  • Anggota Dewan Komisaris dan Ketua Komite Audit PT Aneka Tambang Tbk, (sejak 27 Mei 2009)

  • Dekan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) (Agustus 2004-Agustus 2008)

  • Asisten (eselon II/a) urusan Hak Atas Kekayaan Intelektual pada Asisten Menko Ekuin III, Kantor Menko Ekuin (16 Agustus 1999-Juli 2000)

  • Staf Ahli (eselon I/b) Menko Perekonomian Bidang Hukum dan Kelembagaan (Juli 2000- Pebruari 2001)

  • Konsultan Hukum pada Law Firm Lubis Ganie Surowidjojo (Oktober 1994-Januari 1997)

  • Peneliti Associate Nusantara Institute (Mei 1992-September 1993)

  • Asisten Jaksa OC Kaligis, SH & Associates Kantor Hukum (1986-1987)

  • Anggota Governing Council, Indonesian Chapter, ASEAN Law Association

  • Anggota Dewan Kehormatan Badan Arbitrase Pasar Modal


PENGHARGAAN

British Achieving Award dari Pemerintah Inggris

(sumber: profil.merdeka.com)








Source http://ift.tt/1uWAGHG

No comments:

Post a Comment

SLAWI.net | Powered by Blogger